IDE?
IDE!, kata ini hampir setiap hari kita dengar, dan hampir setiap saat muncul didalam pikiran kita, entah kita sadari atau tidak tapi dia hadir setiap saat tanpa mengenal ruang dan waktu dia hadir dan setiap orang memilikinya, namun yang menjadi pertanyaanya saya, apakah eksistensi dari IDE itu sendiri? Bagaiman dia hadir? dan megapa dia hadir? dan untuk apa dia hadir?
Saya mau mencoba menjawab keragu-raguan saya terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut diatas dengan satu buah pertanyaan terhadap realitas dunia yang kita tinggal saat ini. Apakah dunia yang saat ini makin maju dengan informasi teknologi yang begitu canggih, jika tidak ada eksistensi dari IDE itu sendiri?
dan apakah dunia masih akan berkembang seperti dewasa ini jika eksistensi IDE itu berakhir?
Aku menjawab keraguanku sendiri dengan yakin mengatakan tidak, bahwa dunia tidak akan lagi berkembang dan ilmu pengetahuan akan berhenti jika eksistensi dari IDE itu telah berakhir.
Saya mau mencoba untuk menoleh kembali ke belakang untuk melihat kembali ketika dunia diciptakan Menurut Kitab Suci Perjanjian Lama(Kej 1:1-31) mengisahkan tentang penciptaan dunia dari awal sampai akhir jika diperhatikan secara teliti maka terlihat bahwa dunia dan segala isinya ciptakan hanya dengan berpikir dan berkata bahwa Allah hanya berpkir dan berkata saja maka segala sesuatunya terjadi sesuai dengan kehendak-Nya, dan yang lebih menarik lagi disini bahwa penciptaan yang paling terakhir adalah manusia, Allah menciptakan manusia sesuai dengan gambar dan Rupa-Nya sendiri kemudian Ia memberi kuasa untuk berkuasa atas segala ciptaan-Nya. Ini menandakan bahwa Pikiran atau akal budi yang dimiliki oleh Tuhan untuk memciptakan dunia ini, diberikan kepada manusia untuk terus megelola dan merawat segala ciptaan-Nya, buktinya dapat kita lihat saat ini bahwa dunia makin terus berkembang dan teknologi makin maju, apa yang dulu tidak pernah dilihat dan dirasakan oleha nenek moyang kita zaman dulu, saat ini kita rasakan, seperti alat-alat komunikasi salah satunya seperti Hand Phone, dulu kalau mau mengirimkan pesan atau mau berkomunikasi dengan teman atau kerabat yang jaraknya jauh, mungkin harus menitipkan pesan melalui orang, atau menyuruh orang untuk mengantarkan pesannya, sekarang sudah menjadi mudah hanya tinggal memencet tombol saja kita sudah bisa berkomunikasi dengan teman atau kerabat yang berjauhan. Perkembangan tekonologi makin membuat dunia makin tanpa batas, mau kemana saja dunia sekarang sudah terhubbung dan teknogi membuat dunia makin kecil, kemana-mana hanya tinggal hitungan menit dan jam dan masih akan terus berkembang selagi masih ada eksistensi IDE dan ketika manusia masih berpikir.
Untuk lebih meyakinkan lagi tentang keragu-raguanku bahwa segala sesuatu yang kita lihat saat ini bermula dari berpikir dan berangan-angan dari apa yang mereka lihat kemudian memulai mencoba dan terus mencoba tentang apa yang dipikirkannya kemudian lambat laun ideanya dapat direalisasikan dan menjadi bermanfaat bagi orang lain. (Wright brothers), Orville (19 Agustus 1871 - 30 January 1948) dan Wilbur (16 April 1867 - 30 May 1912) adalah dua orang Amerika yang dicatat sebagai penemu pesawat terbang Pesawat terbang yang kita gunakan saat ini pada awalnya hanya melihat dan berangan-agan ingin menjadi sama seperti apa yang ia lihat waktu itu dimana saat itu ia melihat burung yang mempunyai sayap yang berterbang diangkasa dengan bebas, kemudian ia berangan-angan ingin punya sayap untuk terbang seperti burung lalu ia berpikir dan melaukan beberapa kali percobaan bagaimana supaya ia dapat bertebang bebas sama seperti burung-burung itu, kemudian munculah IDE untuk mebuat mesin terbang pertama yang saat ini kita rasakan mafaatny, masih banyak lagi penemu-penemu lain seperti Blase pascal, Albert einstein dan pemikir-pemikir lain yang memberikan sumbansi terhadap perkembangan dunia dewasa ini, seperti para filsuf-filsuf kuno seperti Sokratos, Plato, Aristoteles, John Locke, Rene Descartes Adam Smith, Karl Marx, mereka berpikir tentang tatanan masyarakat, pemerintahan yang baik, hukum yang kuat, kehidupan benegara atau berpolitik, dan masih banyak lagi, nah intinya disini tidak bermaksud untuk memabahas sejarah para ilmuan serta para penemu-penemu satu persatu secara mendetail tetapi ini saya mau kemukan disini untuk meyakinkan tentang apa yang saya sedang pikirkan tentang IDE itu sendiri untuk mengetahui eksistensi dari IDE itu sendiri. dari berapa contoh diatas baik itu penemu ataupun ilmuan semuanya itu telaha mengarahkan saya untuk menemukan inti atau jawaban dari pemabahan tentang topik ini bahwa apabila kita mengkaji satu persatu-satu baik para penemu atau para ilmuan bahwa semuanya itu bermula dari apa mereka lihat, apa yang mereka rasakan dan apa yang mereka dengar kemudian mereka mulai berpikir. Dengan berpikir muncul pertanyaan, bagaimana dan mengapa, pertanyaan-pertanyaan ini membuat mereka untuk mencari jawaban terhadapnya. dengan demikian saya sudah berani mengatakan bahwa IDE itu ada ketika ada aksi, dimana IDE itu hadir untuk memberikan reaksi terhadap sesuatu yang ada atau sesuatu yang telaha terjadi, dimana IDE ini hadir untuk menjawab suatu situasi entah setuju atau tidak setuju dan bahkan kecewa atas apa yang telah terjadi kemudian muncul ide untuk memberikan saran atau kritik sesuai dengan pikiran dan perasaan pelaku pada saat ia, melihat, mendengar dan merasakan. Hampir dari semua beberapa ahli telah disebutkan diatas baik itu penemu maupun ilmuan bila kita menelusuri ide atau hasil temuan mereka tidak pernah terlepas dari situasi kondisi kehidupan mereka pada saat itu sperti Blase pascal yang meciptakan kalkulator roda untuk digunakan oleh ayahnya menghitung jumlah pajak, kemudia tokoh radikalisme terkenal seperti Karl Marx yang menentang keras kapitalisme karena ia merasa frustasi terhadap kehidupannya, saat Marx dan keluarganya berpindah-pindah, kebutuhan hidup makin tinggi dan sulit untuk menanggung kebutuhan hidup keluarganya sehingga ia merasa frustasi dan putus asa terhadap golongan-golongan atas, kaum bangsawan dan para pemilik modal, dan Marx menganggap bahwa orang-orang telah menindas dan merampas hak-hak dasar manusia yang paling vital yang akhirnya ia menulis sebuah buku yang berjudul Daz Capitalisme.
Dari beberapa ilustrasi tersebut diatas telah menunjukan bahwa sesungguhnya segala sesuatunya telah ada sejak dahulu, sejak dunia dijadikan, segala temuan-temuan baru yang ada saat ini dan masih akan terus hadir dimasa-masa mendatang itu hanyalah sebuah renovasi atau merubah dari segala yang sudah ada atau yang telah Allah ciptakan, artinya segala temuan-baru yang ada saat ini, baik alat-alat teknologi atau ide tentang kehidupan sosial yang ada saat ini hasil olahan dari ciptaan Tuhan yang telah tersedia seperti; kaca, aluminium, batu bara, dan masih banyak sumber daya alam lainnya,
NB:Artikel ini belum selesai, ini hanya untuk mencoba tampilan website, setelah ini akan saya lanjutkan lagi pembahasan selanjutny. Thanks
IDE!, kata ini hampir setiap hari kita dengar, dan hampir setiap saat muncul didalam pikiran kita, entah kita sadari atau tidak tapi dia hadir setiap saat tanpa mengenal ruang dan waktu dia hadir dan setiap orang memilikinya, namun yang menjadi pertanyaanya saya, apakah eksistensi dari IDE itu sendiri? Bagaiman dia hadir? dan megapa dia hadir? dan untuk apa dia hadir?
Saya mau mencoba menjawab keragu-raguan saya terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut diatas dengan satu buah pertanyaan terhadap realitas dunia yang kita tinggal saat ini. Apakah dunia yang saat ini makin maju dengan informasi teknologi yang begitu canggih, jika tidak ada eksistensi dari IDE itu sendiri?
dan apakah dunia masih akan berkembang seperti dewasa ini jika eksistensi IDE itu berakhir?
Aku menjawab keraguanku sendiri dengan yakin mengatakan tidak, bahwa dunia tidak akan lagi berkembang dan ilmu pengetahuan akan berhenti jika eksistensi dari IDE itu telah berakhir.
Saya mau mencoba untuk menoleh kembali ke belakang untuk melihat kembali ketika dunia diciptakan Menurut Kitab Suci Perjanjian Lama(Kej 1:1-31) mengisahkan tentang penciptaan dunia dari awal sampai akhir jika diperhatikan secara teliti maka terlihat bahwa dunia dan segala isinya ciptakan hanya dengan berpikir dan berkata bahwa Allah hanya berpkir dan berkata saja maka segala sesuatunya terjadi sesuai dengan kehendak-Nya, dan yang lebih menarik lagi disini bahwa penciptaan yang paling terakhir adalah manusia, Allah menciptakan manusia sesuai dengan gambar dan Rupa-Nya sendiri kemudian Ia memberi kuasa untuk berkuasa atas segala ciptaan-Nya. Ini menandakan bahwa Pikiran atau akal budi yang dimiliki oleh Tuhan untuk memciptakan dunia ini, diberikan kepada manusia untuk terus megelola dan merawat segala ciptaan-Nya, buktinya dapat kita lihat saat ini bahwa dunia makin terus berkembang dan teknologi makin maju, apa yang dulu tidak pernah dilihat dan dirasakan oleha nenek moyang kita zaman dulu, saat ini kita rasakan, seperti alat-alat komunikasi salah satunya seperti Hand Phone, dulu kalau mau mengirimkan pesan atau mau berkomunikasi dengan teman atau kerabat yang jaraknya jauh, mungkin harus menitipkan pesan melalui orang, atau menyuruh orang untuk mengantarkan pesannya, sekarang sudah menjadi mudah hanya tinggal memencet tombol saja kita sudah bisa berkomunikasi dengan teman atau kerabat yang berjauhan. Perkembangan tekonologi makin membuat dunia makin tanpa batas, mau kemana saja dunia sekarang sudah terhubbung dan teknogi membuat dunia makin kecil, kemana-mana hanya tinggal hitungan menit dan jam dan masih akan terus berkembang selagi masih ada eksistensi IDE dan ketika manusia masih berpikir.
Untuk lebih meyakinkan lagi tentang keragu-raguanku bahwa segala sesuatu yang kita lihat saat ini bermula dari berpikir dan berangan-angan dari apa yang mereka lihat kemudian memulai mencoba dan terus mencoba tentang apa yang dipikirkannya kemudian lambat laun ideanya dapat direalisasikan dan menjadi bermanfaat bagi orang lain. (Wright brothers), Orville (19 Agustus 1871 - 30 January 1948) dan Wilbur (16 April 1867 - 30 May 1912) adalah dua orang Amerika yang dicatat sebagai penemu pesawat terbang Pesawat terbang yang kita gunakan saat ini pada awalnya hanya melihat dan berangan-agan ingin menjadi sama seperti apa yang ia lihat waktu itu dimana saat itu ia melihat burung yang mempunyai sayap yang berterbang diangkasa dengan bebas, kemudian ia berangan-angan ingin punya sayap untuk terbang seperti burung lalu ia berpikir dan melaukan beberapa kali percobaan bagaimana supaya ia dapat bertebang bebas sama seperti burung-burung itu, kemudian munculah IDE untuk mebuat mesin terbang pertama yang saat ini kita rasakan mafaatny, masih banyak lagi penemu-penemu lain seperti Blase pascal, Albert einstein dan pemikir-pemikir lain yang memberikan sumbansi terhadap perkembangan dunia dewasa ini, seperti para filsuf-filsuf kuno seperti Sokratos, Plato, Aristoteles, John Locke, Rene Descartes Adam Smith, Karl Marx, mereka berpikir tentang tatanan masyarakat, pemerintahan yang baik, hukum yang kuat, kehidupan benegara atau berpolitik, dan masih banyak lagi, nah intinya disini tidak bermaksud untuk memabahas sejarah para ilmuan serta para penemu-penemu satu persatu secara mendetail tetapi ini saya mau kemukan disini untuk meyakinkan tentang apa yang saya sedang pikirkan tentang IDE itu sendiri untuk mengetahui eksistensi dari IDE itu sendiri. dari berapa contoh diatas baik itu penemu ataupun ilmuan semuanya itu telaha mengarahkan saya untuk menemukan inti atau jawaban dari pemabahan tentang topik ini bahwa apabila kita mengkaji satu persatu-satu baik para penemu atau para ilmuan bahwa semuanya itu bermula dari apa mereka lihat, apa yang mereka rasakan dan apa yang mereka dengar kemudian mereka mulai berpikir. Dengan berpikir muncul pertanyaan, bagaimana dan mengapa, pertanyaan-pertanyaan ini membuat mereka untuk mencari jawaban terhadapnya. dengan demikian saya sudah berani mengatakan bahwa IDE itu ada ketika ada aksi, dimana IDE itu hadir untuk memberikan reaksi terhadap sesuatu yang ada atau sesuatu yang telaha terjadi, dimana IDE ini hadir untuk menjawab suatu situasi entah setuju atau tidak setuju dan bahkan kecewa atas apa yang telah terjadi kemudian muncul ide untuk memberikan saran atau kritik sesuai dengan pikiran dan perasaan pelaku pada saat ia, melihat, mendengar dan merasakan. Hampir dari semua beberapa ahli telah disebutkan diatas baik itu penemu maupun ilmuan bila kita menelusuri ide atau hasil temuan mereka tidak pernah terlepas dari situasi kondisi kehidupan mereka pada saat itu sperti Blase pascal yang meciptakan kalkulator roda untuk digunakan oleh ayahnya menghitung jumlah pajak, kemudia tokoh radikalisme terkenal seperti Karl Marx yang menentang keras kapitalisme karena ia merasa frustasi terhadap kehidupannya, saat Marx dan keluarganya berpindah-pindah, kebutuhan hidup makin tinggi dan sulit untuk menanggung kebutuhan hidup keluarganya sehingga ia merasa frustasi dan putus asa terhadap golongan-golongan atas, kaum bangsawan dan para pemilik modal, dan Marx menganggap bahwa orang-orang telah menindas dan merampas hak-hak dasar manusia yang paling vital yang akhirnya ia menulis sebuah buku yang berjudul Daz Capitalisme.
Dari beberapa ilustrasi tersebut diatas telah menunjukan bahwa sesungguhnya segala sesuatunya telah ada sejak dahulu, sejak dunia dijadikan, segala temuan-temuan baru yang ada saat ini dan masih akan terus hadir dimasa-masa mendatang itu hanyalah sebuah renovasi atau merubah dari segala yang sudah ada atau yang telah Allah ciptakan, artinya segala temuan-baru yang ada saat ini, baik alat-alat teknologi atau ide tentang kehidupan sosial yang ada saat ini hasil olahan dari ciptaan Tuhan yang telah tersedia seperti; kaca, aluminium, batu bara, dan masih banyak sumber daya alam lainnya,
NB:Artikel ini belum selesai, ini hanya untuk mencoba tampilan website, setelah ini akan saya lanjutkan lagi pembahasan selanjutny. Thanks
No comments:
Post a Comment